Cara Mencegah Bakteri Penyebab Bau Badan

Padatnya aktivitas kita sehari-hari membuat Bakteri Penyebab Bau Badan muncul, bakteri ini menempel pada tubuh kita menyebabkan keringat keluar dan bau tak sedap. Tak jarang orang sekitar merasa terganggu karena bau yang sangat menyengat, deodorant pun hanya bertahan beberapa jam saja untuk menangkalnya.


Perlu kalian ketahui, yang membuat keringat berbau adalah bakteri yang bernama Staphylococcus hominis. Apa itu ? Staphyloccous hominis adalah bakteri yang menghasilkan protein yang dapat memecah molekul keringat menjadi senyawa yang menciptakan aroma bau tidak sedap. Senyawa tersebut memiliki aroma yang sangat tajam dan terbagi dalam jumlah kecil. Bakteri Staphyloccous hominis menetap pada kulit manusia, terutama jika orang tersebut memang tidak menjaga kebersihan tubuh dan pakaiannya dengan baik. Misalnya, ketika kita berkeringat dan tidak segera mandi atau berganti pakaian bersih, maka bakteri Staphyloccous hominis akan menetap di kulit dan jumlahnya akan terus bertambah banyak.
Ada beberapa cara untuk mencegah bakteri Staphyloccous.

5 Cara Mencegah Bakteri Staphyloccous Penyebab Bau Badan

1.Ganti Pakaian


Bau badan yang tidak sedap seringkali disebabkan oleh pakaian yang digunakan secara berulang. Sisa keringat yang menempel pada pakaian bisa saja sudah mengandung bakteri, dan ketika digunakan kembali pakaian ini justru menimbulkan bau badan yang tidak sedap. Alangkah baiknya untuk mengganti pakaian secara teratur dan hindari untuk menggunakan pakaian yang sama secara berulang tanpa dicuci terlebih dahulu.

2. Mandi dua kali sehari


Membersihkan badan dengan baik tentu akan menjadi langkah mudah untuk mengatasi bau badan. Biasakan untuk mandi minimal dua kali dalam sehari secara teratur di pagi hari dan juga sore atau malam hari, sehingga tubuh bersih dari berbagai bakteri dan kotoran lainnya. Gunakan sabun yang tepat, agar bau badan benar-benar bisa dicegah dengan baik.

3. Cuci baju sampai bersih

Mencuci pakaian usai dikenakan bisa sangat membantu mengurangi bau badan. Cuci dan kucek pakaian, terutama di daerah yang rentan menjadi sarang bakteri.
Hindari menggunakan pakaian yang sama berulang kali. Meski tidak semua pakaian perlu dicuci usai dipakai seperti jaket dan sweater, pertimbangkan untuk mencucinya lebih rajin jika Anda cenderung berkeringat banyak dan beraktivitas di luar ruangan.


Kemeja, blouse, T-shirt, pakaian dalam, maupun kaus kaki harus segera dicuci setelah satu kali pemakaian. Dengan selalu mengenakan pakaian baru dan beraroma segar meminimalisasi kemunculan bau badan.

4. Memakai deodorant


Deodoran memang tidak akan menghindari tubuh dari keringat, tetapi dapat membantu Anda menghentikan sumber bau, yaitu bakteri. Selalu aplikasikan deodoran seusai mandi ketika permukaan tubuh bersih dan kering setidaknya dua kali sehari, pada pagi dan malam hari.

Deodoran membuat bakteri tak nyaman tinggal di ketiak. Deodoran juga membantu menutupi bau badan dengan aroma wanginya. Di sisi lain, kandungan antiperspiran pada deodoran memblokir kelenjar keringat untuk memproduksi lebih banyak keringat. Jika bau badan Anda sangat menyengat, cari produk dengan persentase bahan aktif yang lebih tinggi.

5. Perhatikan makanan


Faktor makanan yang dimakan juga berpengaruh pada bau badan Anda. Makanan pemicu bau tak sedap seperti bawang merah, bawang putih, bawang bombai, paprika, sambal, daging merah, kopi, teh, bahkan alkohol tak hanya membuat nafas bau, tapi tubuh juga.

Jika Anda ingin menghilangkan BB secara alami, ‘berpuasalah’ dari jenis makanan di atas. Sebagai gantinya, konsumsi makan makanan tinggi zinc dan magnesium seperti kerang, tahu, yoghurt, acar, dan buah-buahan yang bisa membantu mengatasi bau tak sedap pada keringat.

Loading...
Cara Mencegah Bakteri Penyebab Bau Badan | Admin | 4.5